Ketenangan dan kesenangan
Orang yang hilang dalam pelukan setan
Yang terhubung berbungkus dari perkucilan
Serta merta tertangkap dan terikat cinta tuhan
Dalam menjalankan pemerintahan dan perintah cinta
Khilafah ia adalah pemuda sederhana
Dalam dunia yang terlahir dari enam bersaudara
Ayahnya seorang pedagang rumahan dan ibunya
Hanya pembantu rumah keharmonisan keluarga
Seiring bergerak waktu khilafah telah tumbuh dewasa
Ada yang janggal dalam pikirannya
Sebagai manusia pemikir dengan hanya tamatan
Slta, dan terhenti dalam bangku stratanya
Sastra telah tumbuh dalam hati anak itu
Bak sebuah pohon tanpa petani menjadikan akar merabah sendiri untuk sebuah kehidupan
Tanpa guru melalui media dan orang sekitar
terus akar itu merabah pengetahuan dunia
Dengan keterbatasan ekonomi dan fasilitas
ia melatih pemahaman untuk buah menuju kedamaian, usahanya sangat begitu gigih serta tak mengenal pamrih meskipun ia susah
Telah banyak kesenangan ia dapatkan tapi hatinya tak pernah puas keganjalan itu rupa dari rohaninya... Ternyata kesenangannya tak membuahkan kebahagiaan... Pelan-pelan ia merangkak mencari kejanggalan...
4hari sudah berlalu tak ada yang berubah kecuali arloji dalam renungan dan bacaan-bacaan
Kejanggalan yang ia temukan telah ia temui dalam renungan dan bacaan-bacaan itu.
"Ternyata...? Selama ini hanyalah kesenangan yang ku dapat bukan ketenangan" begitulah bunyi bisikannya dalam hati ,di tempat sepi ia merenung
Hari kelima tak ada yang ia habiskan kecuali
Meninggalkan pemerintahan dan menjalankan perintah cinta, dia telah mendapatkan ketenangam batin yang begitu hebat
Hari selanjutnya ia mulai melangkahkan
Kaki sebagai mukmin sejati dengan niat kembali
Kejalan-jalan yang hak dan menhindari yang bathil
Begitulah setrusnya ia lakukan sampai tuhan berkata "ini maaf untukmu dan waktunya kau bergabung dengan orang-orang sebelum kamu"
Tiada kesenangan lagi baginya kecuali kepuasan bathin diatas segalanya
Buku-buku itu telah membimbingnya sampai
Benar-benar nadinya terhenti
Hal ini begitu ghaib
Bagi orang-orang yang tak mengerti
Seperti cinta yang salah arti
razaali | @tikers

Komentar
Posting Komentar