Renungan di sajak perbincangan
🚬☕☕relasi-relasi mulai terbuka
Naik turunnya iman mulai hangat bersemayam.
Lagi dan lagi kita larut berbincang
Omong kosong kita semakin lebar
Disaksikan asap,kopi,dan kretek
Semua menyatu di kepala kita
kosong di keluarkan mulut kita yang terus mengonggong
Dan entah apalah faedahnya...?
Dari waktu-waktu yang menelan detik
Melahirkan menit mulai merangkak menuju jam sampai kebulan lalu berjalan ketahun-tahun
Tibalah di tanda tanya...? Adakah hari esok
untuk kembali ibadah atau kah aku musyrik dengan cinta selain allah...
Pengasih...! terus kasihi aku yang lemah ini
Penyayang....! biarkan aku menyayangi mu
Kau yang maha lembut biarlah ujian berat mu
Menjadi saksi lunaknya aku ...
Jika keberhasilan ujian tak melembutkan aku
Kesabaran-kesabaran yang kau datangkan
Kepeda orang-orang sebelumku
Dan kau beri nikmat diatas sabar itu
Turunkanlah kepada ku untuk bertahan
Dalam mencintai mu tuhan
Kearifan-kearifan yang kau turun kan
dalam tingkah ahklak nabi dan rosul mu
Tumbuhkanlah di biji hati ku dalam jiwa ku
Dari getaran nadi ini getarkanlah jiwa ku
Bila dia menggebu-gebu jadikanlah abu
Jika itu bukan panggilan mu
bila itu jihad tetapkan lah kami kejalan rahmat
Tidak mengambil yang bathil tidak pula mungkar
Dalam berjalan dan mengambil tindakan
Telah lama ku ingkar dengan janji ..
Yang kata ayah ku....? Benih-benih suci pemenang antara berjuta sel akan menuai janji di bumi
Dan untuk kejuaraan ini jadilah yang bertaqwa seperti rosul nabi muhammad saw yang mencintai allah
Ayah berkata" ...nabi muhammad telah menjadi pemenang dan yang juara dalam bertaqwa
adapun yang lain tak lebih darinya
Karna dia adalah contoh tiada tanding
dan yang paling sempurna sesudah rab kita
Jika kau ingin juara seperti mereka contohlah mereka sebelum menuju tuhan seperti mereka
Komentar
Posting Komentar